Muswil Perempuan Bangsa PKB Kaltara Pasang Target Jadi Motor Penggerak Ekonomi & Politik

TARAKAN, Kalpress.ID – Badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Perempuan Bangsa Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), secara resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada Selasa (16/6/2026) di Kota Tarakan.

Ajang konsolidasi akbar ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A., Ketua Umum DPW PKB Kaltara Herman, S.Pi., serta ratusan kader militan dari lima kabupaten/kota se-Kaltara (Tarakan, Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Malinau).

Bacaan Lainnya

Bukan sekadar agenda seremonial pergantian estafet kepemimpinan, Muswil ini menjadi momentum krusial untuk menyusun blueprint (cetak biru) program kerja yang berfokus pada penguatan peran perempuan di sektor publik maupun domestik di Bumi Benuanta.

Pesan Pusat: Perempuan Harus Keluar dari Zona Nyaman

Dalam pidato pembukaannya, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A., melayangkan apresiasi tinggi atas soliditas kader di ujung utara pulau Kalimantan ini. Ia menitipkan misi besar agar kepengurusan yang lahir dari Muswil 2026 mampu melahirkan program kerja yang membumi, adaptif, dan solutif terhadap tantangan zaman.

“Perempuan Bangsa harus terus menjadi ruang perjuangan bagi perempuan Indonesia, khususnya di Kalimantan Utara, untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat kepemimpinan, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa,” tegas Nihayatul Wafiroh.

Sinergi Akar Rumput Jadi Kunci Kekuatan Politik

Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Umum DPW PKB Kaltara, Herman, S.Pi., mengingatkan bahwa sinergi antara struktur partai dan badan otonom adalah kunci kemenangan sejati. Perempuan Bangsa dinilai memiliki keunggulan komparatif dengan pendekatan humanisnya yang mampu menyentuh hati masyarakat paling bawah melalui aksi sosial nyata.

“Perempuan Bangsa memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat basis perjuangan PKB. Kalian adalah motor penggerak utama dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat yang menyentuh hati rakyat secara langsung,” ujar Herman.

5 Isu Strategis yang Menjadi Fokus Utama Publik

Kehadiran para delegasi dari seluruh pelosok Kaltara membuat ruang sidang pleno hidup dengan adu gagasan. Berdasarkan hasil perumusan, forum ini menyoroti 5 isu krusial yang akan menjadi fokus kerja ke depan:

  • Pemberdayaan Perempuan: Membuka akses kesempatan kerja dan peningkatan kapasitas diri.

  • Ketahanan Ekonomi: Penguatan ekonomi keluarga berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

  • Pendidikan & Kesehatan: Menjamin pemerataan akses fasilitas kesehatan serta pendidikan yang layak bagi ibu dan anak.

  • Keterwakilan Politik: Mendorong peningkatan keterwakilan perempuan di panggung politik praktis dan kebijakan publik.

  • Konsolidasi Internal: Memperkuat jejaring organisasi hingga tingkat desa/kelurahan (ranting).

Muswil akbar ini ditutup dengan khidmat melalui pembacaan rekomendasi strategis dan pemilihan ketua terpilih. Melalui hasil keputusan bersama ini, Perempuan Bangsa PKB Kaltara siap bertransformasi menjadi wadah yang lebih progresif, inklusif, dan berkeadilan demi membawa kemajuan nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Utara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *