Pastikan Tarakan Aman dari Flu Burung, DPRD Minta Warga Tak Cepat Terpancing Informasi Viral

TARAKAN, Kalpress.ID – Merebaknya isu flu burung di media sosial yang dipicu oleh beredarnya surat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tarakan mendapat respons cepat dari DPRD Kota Tarakan. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tidak menyalahartikan informasi yang beredar.

Wakil Ketua I DPRD Tarakan, Herman Hamid, menegaskan bahwa surat tersebut bukanlah indikasi adanya temuan kasus flu burung di Tarakan, melainkan prosedur standar dalam menjaga kewaspadaan dini.

“Jangan panik atau galau dengan beredarnya surat itu. Itu merupakan surat rutin dari Dinas Kesehatan kepada puskesmas sebagai bentuk kewaspadaan. Bukan berarti ada kasus flu burung di Tarakan,” ujar Herman Hamid.

Menurut Herman, surat tersebut justru mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, terutama terkait keamanan konsumsi pangan. Ia meminta warga untuk lebih teliti dalam memilih dan mengolah bahan makanan, tidak terbatas pada daging ayam saja.

“Bukan hanya daging ayam, semua makanan harus diperhatikan. Masyarakat harus lebih teliti saat membeli dan mengolah makanan sehari-hari agar tetap aman dikonsumsi,” tambahnya.

Herman juga memastikan pihak legislatif akan terus menjalin koordinasi dengan dinas teknis guna memantau situasi dan memastikan informasi yang sampai ke publik tetap terkendali.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Tarakan, dr. Devi Ika Indriati, memberikan klarifikasi tegas bahwa surat yang sempat viral tersebut sebenarnya ditujukan untuk konsumsi internal medis, yakni puskesmas.

“Surat itu untuk puskesmas, bukan untuk masyarakat umum. Jadi jangan disalahartikan,” tegas dr. Devi.

Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini, tidak ditemukan kasus flu burung pada manusia di wilayah Tarakan. Dinas Kesehatan tetap mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memastikan semua bahan pangan dimasak hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.

Dengan adanya klarifikasi dari pihak DPRD dan Dinkes, warga diharapkan tetap tenang dan selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima dari media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *