Terdeteksi di Malaysia dan Singapura, Ini Antisipasi Binda Kaltara Soal Varian Omicron

Kabinda Kaltara dalam rangka meninjau vaksinasi di SMPN 2 Tarakan.

Terdeteksi di Malaysia dan Singapura, Ini Antisipasi Binda Kaltara Soal Varian Omicron

Kabinda Kaltara dalam rangka meninjau vaksinasi di SMPN 2 Tarakan.

Tarakan, Kalpress — Penyebaran varian Omicron semakin dekat dengan Indonesia. Pasalnya, dua negara tetangga Indonesia sudah melaporkan kasus impor Covid-19 varian Omicron dalam beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Demi mencegah masuknya varian Omicron ke Indonesia, Kepala Binda Kalimantan Utara, Brigjen TNi Andi Sulaiman, menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan antisipasi bersama steakholder dan dinas terkait dalam mencegah masuknya varian Omicron ke Indonesia pada khususnya Kalimantan Utara yang berada di daerah perbatasan dan sangat berdekatan dengan negara tetangga Malaysia.

“Untuk mengantisipasi varian baru dari luar negeri, kemarin kami sudah rapatkan dengan para Kominda (Komunitas Intelijen Daerah) dan para Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi masyarakat yang dari Tawau atau Malaysia, masuk ke Indonesia,” terangnya saat ditemui Kalpress.id, Rabu (08/12/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan Dinas Kesehatan untuk dikerahkan dalam memperketat atau menjaga pintu masuk perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Kita sampaikan ke Imigrasi agar betul-betul diperketat masuknya dan Dinkes kita kerahkan untuk menjaga dipintu masuk, termasuk menjaga jalan yang tak terpantau yang biasa dilewati masyarakat, dan semua anggota kita kerahkan untuk memantau jalan masuk sehingga tidak ada masyarakat dari Tawau atau Malaysia yang masuk tidak terpantau, dalam rangka kita mencegah varian baru masuk ke Indonesia,” tambah dia.

Kendati demikian, Jendral Sulaiman akan terus menghimbau kepada masyarakat dalam berperan serta menyukseskan vaksinasi. Selain itu, ia berharap masyarakat sadar pentingnya vaksinasi. Lanjut dia, kemudian kedepan jika berpergian keluar negeri atau pun deerah vaksinasi menjadi salah satu syarat perjalanan.

“Kita himbau juga kemasyarakat di Kaltara ini untuk bisa mengikuti vaksinasi. Vaksin sudah kita siapkan secara maksimal dan sudah banyak jadi tidak ada alasan tidak mengikuti vaksin. Selain menjadi kekebalan bagi mayarakat itu sendiri, vaksin juga menjadi syarat berpergian dari luar negeri dan daerah, jadi banyak manfaat vaksin ini,” tutup pak Jendral. (*)

 

Editor: Redaksi Kalpress.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *