TARAKAN, Kalpress.ID – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tarakan, Hj. Sitti Rujiah, S.Kep., Bdn., menghadiri pembukaan Semestarakan Festival 2026 yang berlangsung meriah pada Sabtu (1/8/2026). Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kota Tarakan.
Turut hadir langsung dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Tarakan untuk membuka gelaran festival secara resmi. Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan TP PKK menjadi bentuk dukungan nyata terhadap hasil karya dan program pemberdayaan yang telah dijalankan oleh para mahasiswa.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud IS menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada civitas akademika UGM yang telah mempercayakan Kota Tarakan sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Program KKN-PPM ini dinilai memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga lokal.
“Pemerintah Kota Tarakan sangat mengapresiasi UGM yang telah memilih daerah kami sebagai lokasi KKN-PPM. Program ini menjadi ruang pembelajaran berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai inovasi pemberdayaan,” ujar Wakil Wali Kota Tarakan dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Kota Tarakan tidak dapat diraih hanya dengan mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan membutuhkan gagasan segar dan aksi kolaboratif dari dunia perguruan tinggi.
“Pembangunan Kota Tarakan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh pemangku kepentingan. Pemkot Tarakan berkomitmen penuh mendukung kegiatan kolaboratif seperti KKN-PPM UGM ini untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM selama bertugas di Bumi Paguntaka. Ia berharap inovasi dan program kerja yang dipamerkan dalam Semestarakan Festival 2026 tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Tarakan.










