TARAKAN, Kalpress.ID – Sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah kondisi krisis pasokan air, Direktur Perumda PAM Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, S.Pd., M.M., M.H., bersama jajaran manajemen dan warga Gunung Slipi menggelar Salat Istisqa di kawasan Bendungan Binalatung, Kelurahan Kampung Satu Baru, Kota Tarakan, Minggu (20/09/2026).
Pelaksanaan salat minta hujan tersebut berlangsung khusyuk. Kegiatan ini menjadi upaya bersama memohon kepada Allah SWT agar Kota Tarakan segera diguyur hujan guna memulihkan cadangan air baku di bendungan yang kian menipis.
Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa langkah spiritual ini melengkapi berbagai upaya teknis yang telah dilakukan jajarannya dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
“Sholat Istisqo di Bendungan Binalatung, Kampung Satu ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan memberikan keberkahan air bagi Kota Tarakan,” ujar Iwan Setiawan di lokasi kegiatan.
https://www.facebook.com/share/r/1DXckdfcop/
Kondisi elevasi air baku di Bendungan Binalatung yang terus menyusut akibat minimnya curah hujan memicu kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi air bersih ke rumah-rumah pelanggan di berbagai wilayah Tarakan. Oleh karena itu, doa bersama yang melibatkan tokoh masyarakat dan warga sekitar diharapkan dapat membawa keberkahan.
Iwan berharap melalui doa dan persatuan masyarakat ini, kondisi krisis air baku dapat segera teratasi sehingga pelayanan distribusi air bersih kembali normal.
“Semoga langit segera menurunkan hujan, bendungan kembali terisi, dan air dapat terus mengalir lancar untuk memenuhi kebutuhan harian seluruh masyarakat Kota Tarakan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen Perumda PAM Tirta Alam Tarakan, tokoh agama, serta puluhan warga Gunung Slipi yang bersama-sama memanjatkan doa di area bendungan.








