TARAKAN, Kalpress.ID — Kabar baik bagi warga Kota Tarakan. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan memastikan pendistribusian air bersih ke rumah-rumah pelanggan akan mulai kembali normal pada Rabu (16/9/2026) malam.
Normalisasi ini dilakukan setelah hujan deras yang mengguyur Kota Tarakan pada dini hari berhasil mengisi kembali embung-embung baku yang sempat mengering.
Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, mengungkapkan bahwa seluruh Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang sebelumnya sempat terhenti operasinya dalam sepekan terakhir, kini sudah mulai diaktifkan kembali.
“Kondisi air baku kita alhamdulillah, tadi malam hujan dengan intensitas sedang tapi cukup untuk mengisi embung-embung kami yang sempat kosong,” ujar Iwan saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, pihak manajemen telah menggelar rapat darurat bersama tim produksi dan distribusi untuk mempercepat proses penormalan aliran air.
“Insya Allah hari ini seluruh IPA kita normalkan. Daerah yang kemarin tidak teraliri, mudah-mudahan nanti malam sudah bisa teraliri semua. Jika melihat volume air saat ini, pasokan ini diperkirakan bisa bertahan lima hingga tujuh hari ke depan,” jelasnya.
Sempat Berlakukan Penyaluran Bergilir
Sebelumnya, Kota Tarakan mengalami krisis air bersih akibat minimnya curah hujan selama lebih dari satu bulan. Kondisi tersebut memaksa PDAM Tirta Alam menerapkan sistem penyaluran air secara bergilir kepada masyarakat selama hampir sepekan.
Meski pendistribusian air kini kembali dibuka secara penuh, Iwan mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan tetap bijak dalam mengonsumsi air. Pasalnya, kondisi cuaca dan curah hujan di Kota Tarakan secara umum masih tergolong minim.
“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk selalu hemat air. Manfaatkan momen saat hujan turun untuk menampung air sebanyak-banyaknya sebagai cadangan,” pungkasnya.









