Tanjung Selor, kalpress.ID –
Pimpinan DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan aspirasi warga perbatasan di Krayan, Kabupaten Nunukan, tidak akan menjadi sekadar angin lalu. Seluruh jajaran legislatif diklaim kompak mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kaltara, Muhammad Nasir, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kaltara.
“Seluruh unsur DPRD memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan pembangunan kawasan perbatasan,” tegas Nasir.
Nasir menekankan bahwa pengawalan aspirasi warga tidak berhenti hanya di atas meja rapat. Pihaknya akan terus mengejar kejelasan realisasi, baik di level Pemprov Kaltara maupun pemerintah pusat.
“Kami ingin memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum ini. DPRD akan terus mengawal setiap usulan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbukaan akses dan infrastruktur di Krayan merupakan urusan strategis yang berdampak langsung pada konektivitas serta roda ekonomi warga perbatasan.









