TARAKAN, Kalpress.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan resmi memperkenalkan sejumlah inovasi terbaru dalam sistem pelayanan pengujian kendaraan bermotor (uji KIR). Langkah transformatif ini dihadirkan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi data, serta memberikan kemudahan akses pelayanan bagi para pemilik armada dan pengusaha angkutan di Kota Tarakan.
Penerapan inovasi ini mencakup digitalisasi alur pendaftaran, integrasi data hasil uji secara real-time, hingga pemanfaatan teknologi pengujian yang lebih presisi. Modernisasi sistem pengujian kendaraan bermotor tersebut diharapkan mampu memotong waktu tunggu antrean serta meminimalisasi potensi praktik pungutan liar di area pelayanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Ahmady Burhan, S.STP., M.H., menyampaikan bahwa inovasi berkelanjutan ini merupakan bagian dari komitmen Dishub dalam memberikan pelayanan publik yang adaptif dan berbasis teknologi.
“Kami terus bertransformasi untuk menghadirkan layanan pengujian kendaraan yang modern, transparan, dan akuntabel. Melalui sistem digital terbaru ini, masyarakat pemilik armada dapat merasakan proses pemeriksaan yang jauh lebih efisien, transparan, dan terukur,” ujar Ahmady Burhan.
Ia menguraikan bahwa pengujian berbasis digital tidak hanya mempermudah masyarakat dari sisi administrasi, tetapi juga meningkatkan keakuratan deteksi kelaikan teknis kendaraan. Hasil pemeriksaan sistem pengereman, emisi, hingga fungsi lampu dapat tercatat secara otomatis tanpa campur tangan manual yang rentan kekeliruan.
Selain itu, Dishub Tarakan juga terus memperluas kemudahan pembayaran retribusi secara nontunai (cashless). Kebijakan ini diambil untuk mendukung percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sekaligus memberikan kenyamanan transaksi bagi para pengguna jasa.
“Inovasi teknologi ini pada akhirnya bermuara pada peningkatan keselamatan lalu lintas. Kami mengajak seluruh pemilik kendaraan angkutan untuk memanfaatkan kemudahan layanan baru ini dan secara rutin memeriksakan kendaraannya demi keselamatan bersama di jalan raya,” tutup Ahmady Burhan. (adv)








