Soroti Belanja Modal Kaltara, Fraksi Golkar DPRD Minta Pemprov Perkuat Kualitas Perencanaan

Tanjung Selor, Kalpress.ID – Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong Pemerintah Provinsi Kaltara untuk meningkatkan kualitas perencanaan program pembangunan. Langkah ini dinilai sangat mendesak agar alokasi belanja modal daerah dapat terealisasi secara efisien, optimal, serta presisi menyasar kebutuhan masyarakat.

 Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltara, Adinata Kusuma. Ia menyampaikan pandangan umum fraksinya dalam rapat paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Kaltara, Tanjung Selor, pekan lalu.

Bacaan Lainnya

 Dalam pandangannya, Adinata menegaskan bahwa keberhasilan penyerapan anggaran belanja modal tidak bisa hanya mengandalkan ketersediaan dana yang melimpah. Faktor kesiapan teknis sejak tahap awal perencanaan dinilai memegang peranan yang sangat krusial dalam menentukan kelancaran pembangunan di lapangan.

“Kami menilai, belanja modal yang belum optimal harus dievaluasi dari sisi perencanaan, lelang, kesiapan dokumen teknis, serta koordinasi antarperangkat daerah. Jangan sampai anggaran pembangunan sudah tersedia, tetapi realisasinya tertahan hanya karena lemahnya kesiapan pelaksanaan,” tegas Adinata saat membacakan pandangan umum fraksi.

Ia juga menyoroti seringnya terjadi kendala administratif seperti keterlambatan proses lelang proyek penunjukan penyedia jasa. Keterlambatan di tingkat dokumen teknis sering kali memicu penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun anggaran yang berisiko mengurangi kualitas hasil fisik pembangunan.

Lebih lanjut, Sekretaris Fraksi Golkar ini menekankan bahwa penguatan sistem perencanaan merupakan kunci utama agar skema pembangunan berjalan on-track. Kesiapan dokumen sejak dini diyakini dapat menghindarkan program daerah dari kemacetan eksekusi yang merugikan publik.

“Oleh karena itu, Fraksi Golkar mendorong agar pemerintah provinsi memperkuat quality of planning sejak awal, sehingga setiap program benar-benar siap dilaksanakan tepat waktu dan tepat sasaran,” pungkas Adinata menutup pandangan umum fraksi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *