TANJUNG SELOR, Kalpress.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) menekankan pentingnya langkah pencegahan secara menyeluruh dalam mengatasi persoalan penyalahgunaan narkoba. Pendekatan preventif dianggap sebagai strategi vital untuk memutus rantai peredaran barang haram tersebut di wilayah Kaltara.
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menegaskan bahwa edukasi masyarakat serta penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama. Hal ini disampaikannya usai melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltara bersama Wakil Ketua II DPRD Kaltara, Muddain, pekan lalu.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas berbagai langkah strategis guna memperkuat sinergi pemberantasan narkotika. Agenda utama yang dibahas meliputi peningkatan edukasi publik, pencegahan sejak usia dini, hingga penyelarasan koordinasi antarlembaga demi mendukung agenda nasional.
Achmad menegaskan bahwa maraknya penyalahgunaan narkotika tidak bisa diselesaikan jika hanya mengandalkan satu pihak. Keterlibatan aktif seluruh elemen pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program pencegahan dapat berjalan konsisten dan berdampak panjang.
“Yang kami dorong bukan hanya penindakan, tetapi bagaimana membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi serta memperkuat pencegahan sejak usia dini. Kolaborasi semua pihak menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba,” kata Achmad Djufrie.
Lebih lanjut, DPRD Kaltara menyatakan komitmen penuh untuk memberikan dukungan optimal kepada BNN Provinsi Kaltara. Dukungan tersebut akan disalurkan melalui pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, hingga pengawasan secara maksimal sesuai kewenangan yang melekat.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi hingga menyentuh lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat luas. Pihaknya optimistis, sinergi yang makin solid akan membuat upaya penanganan narkoba di Kaltara berjalan jauh lebih efektif.









