Sopir Selamat! PMK Gunakan Foam Fire Padamkan Api Mobil Pikap Burmuatan BBM

Tarakan, Kalpress — Mobil pikap terbakar saat melintas di kawasan dalam Pelabuhan SDF, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (12/12/2021) sekitar 10.20 pagi. Mobil yang dikendarai seorang pria tersebut hangus terbakar karena mengangkut muatan bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran kota Tarakan, Irwan, mengatakan mobil pikap yang terbakar bermuatan jeriken 60 liter berisi BBM dikali 24 jeriken.
“Yang terbakar mobil pikup, saat proses memadamkan api kami dekati mobil itu bermuatan BBM yang sudah kita hitung dengan takaran 60 liter dikali 24 geleng,” terang Irwan.
Dikatakan Irwan, proses memadamkan api menggunakan Foam Fire, proses pemadaman berdurasi 30 menit lebih api sudah bisa dipadamkan. Selain itu, lanjut dia, dengan adanya kebakaran ini sebanyak 30 personil diturunkan serta menurunkan 7 unit armada untuk memadamkan kebakaran tersebut.
“Kami berusaha menggunakan Foam Fire jadi kalau tidak menggunakan Foam tidak bisa, lalu kita urai dan Foam tidak stop dan ditambah dengan semprotan air biasa, ada 5 titik nosrumen grup (nozzle) yang kita pasangkan untuk memadamkan api,” terangnya.
Sementara itu, Mujiono sebagai supir mobil pikap bernomor polisi KU 8824 G yang sudah hangus terbakar awalnya tak sadar jika ada munculnya api di belakang mobilnya.
“Saya diteriaki sama anak buah speed, bahwa ada api dibelakang mobil, mobil itu posisinya sudah nyala mesinnya terus saya kasih mundur lalu saya berhenti. Terus ada anak buah speed ada yang teriak ‘paklek loncat ada api’ terus saya kaget dan bergegas keluar mobil,” tutur dia.
Lanjutnya,”Saya menghadap kedepan saya tidak tahu kalau ada api dibelakang. Kalau dibilang karena rokok, tidak ada yang merokok, saya memang merokok tetapi pada saat itu tidak sedang merokok. Bensin ini mau diturunkan kespeed melalui selang (Disedot). Api ini muncul sebelum saya ambil selang posisi saya masih dalam mobil,” terangnya. (*)
Hingga berita ini diturunkan, Tempat Perkara Kejadian (TKP) telah dipasang garis polisi (Police Line). Polisi sedang melakukan penyelidikan kasus kebakaran mobil pikap tersebut.
Editor: Redaksi Kalpress.id












