Bahas Newsroom Jaga Desa, SMSI Kaltara Bangun Sinergi dengan DPRD

TANJUNG SELOR, Kalpress.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltara untuk membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Newsroom Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, saat menerima audiensi jajaran pengurus SMSI Kaltara di Kantor DPRD Kaltara, Senin (21/9/2026).

Bacaan Lainnya

“Kami mendukung penuh kegiatan Pokja Newsroom Jaga Desa ini. Kami berharap keberadaan pokja dapat memperkuat sinergi antara media, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menyampaikan informasi mengenai pembangunan serta tata kelola pemerintahan desa,” ujar Achmad Djufrie.

Achmad Djufrie menegaskan bahwa media memiliki posisi vital dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan mengawal pembangunan daerah. Audiensi ini juga menjadi ajang mempererat sinergi antara DPRD Kaltara dan insan pers siber.

“Media memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus mendorong keterbukaan informasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Kaltara, Victor Ratu, menjelaskan bahwa pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa merupakan tindak lanjut dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SMSI Pusat Tahun 2026.

“Merujuk hasil Rapimnas dan Rakernas SMSI Pusat Tahun 2026, SMSI Kaltara perlu melakukan persiapan pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa,” kata Victor.

Ia menyebutkan, pokja ini tidak hanya dibentuk di tingkat provinsi, tetapi juga didorong hingga tingkat kabupaten dan kota di Kaltara agar jangkauan edukasi serta penyebarluasan informasi program Jaga Desa semakin masif.

Saat ini, tercatat ada 94 perusahaan media online lokal yang tergabung di bawah naungan SMSI Kaltara. Potensi jaringan ini dinilai menjadi modal kuat untuk memperkuat ekosistem media siber dan literasi hukum masyarakat desa.

“Keberadaan newsroom ini diarahkan sebagai wadah memperkuat peran media dalam publikasi, edukasi, dan penyebarluasan informasi terkait program Jaga Desa. Melalui berita yang berimbang dan terpercaya, masyarakat dapat lebih memahami tata kelola pemerintahan desa,” jelas Victor.

Sebelum menemui jajaran legislatif, SMSI Kaltara juga telah membangun komunikasi dan koordinasi awal dengan Kejaksaan Tinggi Kaltara terkait rencana kolaborasi strategis tersebut.

Dengan sinergi antara organisasi perusahaan media, DPRD, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum, SMSI Kaltara optimistis pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa dapat segera terealisasi secara matang di seluruh wilayah Kaltara. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *