Pemprov Kaltara Suntik Bank Kaltimtara Rp 20 M, Gerindra Minta Bukti Dividen

Tanjung Selor, kalpress.ID– Langkah Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) menggelontorkan penyertaan modal sebesar Rp 20 miliar ke Bank Kaltimtara disorot tajam Fraksi Gerindra DPRD Kaltara. Gerindra mendesak agar investasi daerah itu dibarengi dengan indikator kinerja dan dividen yang jelas.

Sorotan tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kaltara, Agus Salim, dalam Pandangan Umum Fraksi atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025.

Agus menyebut, penyertaan modal dari APBD tidak boleh sekadar menjadi rutinitas penganggaran tanpa perhitungan kelayakan yang matang.

“Dana yang disertakan harus dapat dipertanggungjawabkan melalui indikator kinerja yang terukur. Karena itu, penyertaan modal perlu didasarkan pada kajian kelayakan yang komprehensif,” ujar Agus Salim, Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan catatan Fraksi Gerindra, penerimaan pembiayaan daerah TA 2025 tercatat sebesar Rp 17,63 miliar dari SiLPA 2024. Sementara pengeluaran pembiayaan menyedot Rp 20 miliar untuk Bank Kaltimtara, sehingga pembiayaan netto minus Rp 2,36 miliar.

Agus menegaskan Pemprov Kaltara wajib memberikan laporan berkala mengenai dampak investasi ini bagi daerah.

“Setiap rupiah yang ditempatkan sebagai penyertaan modal harus memberikan nilai tambah bagi daerah. Karena itu, pemerintah perlu menyampaikan perkembangan kinerjanya secara berkala agar efektivitas kebijakan ini dapat dievaluasi bersama,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *