Digitalisasi Keuangan Tarakan: Inovasi Strategis Menuju Tata Kelola

TARAKAN, Kalpress.ID – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., secara resmi membuka agenda krusial terkait transformasi digital bertajuk Sosialisasi SP2D Online, E-Catalog Versi 6, dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Senin (30/4/2026). Bertempat di Cafe & Resto Bukit Bintang, kegiatan ini menjadi sinyal kuat percepatan modernisasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.

Agenda ini dirancang khusus untuk mengupgrade kapasitas para bendahara pengeluaran OPD agar lebih tangkas dalam mengoperasikan sistem digital. Tujuannya jelas: menciptakan tata kelola keuangan daerah yang tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga jauh lebih akuntabel.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Wali Kota Khairul menegaskan bahwa digitalisasi adalah langkah strategis untuk memangkas kerumitan administrasi dan memperlebar ruang transparansi. Namun, ia memberikan peringatan keras bahwa teknologi ibarat “pisau bermata dua” yang menuntut kewaspadaan tinggi.

“Tantangan utama dalam digitalisasi adalah keamanan data. Kita butuh langkah antisipatif yang matang agar tidak terjadi kebocoran data yang merugikan,” tegas Khairul di hadapan para pengelola keuangan.

Selain aspek keamanan, Wali Kota juga menyoroti masalah birokrasi digital yang seringkali masih lamban. Ia menginstruksikan agar proses verifikasi dibuat lebih ramping tanpa melibatkan terlalu banyak pihak. Menurutnya, rantai verifikasi yang terlalu panjang justru berisiko tinggi memicu kebocoran informasi dan menghambat efisiensi kerja.

Ia pun mendesak penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang presisi serta mitigasi risiko yang kuat sebagai fondasi utama sebelum sistem ini diimplementasikan secara penuh.

Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan strategis, mulai dari perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Kakanwil PT BPD Kaltim Kaltara, hingga seluruh jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemkot Tarakan. Kehadiran para petinggi perbankan ini sekaligus mempertegas dukungan sektor finansial terhadap ambisi digitalisasi Kota Tarakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *