DPRD Bulungan Soroti Ketimpangan Wilayah dan Makan Bergizi Gratis (MBG)

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi DPRD Bulungan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Bulungan 2025–2029.

Hal ini disampaikan Bupati Bulungan Syarwani dalam Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan II, Selasa (22/7/2025).

Bacaan Lainnya

Kepada Radar Kaltara, Syarwani menyampaikan, Pemda Bulungan telah menerima berbagai masukan dari fraksi-fraksi DPRD yang disampaikan pada, Senin (21/7) melalui pandangan umum terhadap dokumen RPJMD.

“Banyak catatan penting yang disampaikan oleh fraksi, baik terkait isi dokumen perencanaan pembangunan lima tahun ke depan maupun isu-isu aktual yang berkembang hari ini, termasuk soal MBG (Makan Bergizi Gratis),” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (22/7/2025).

Ia menjelaskan, beberapa catatan utama yang mengemuka dari DPRD antar lain menyangkut persoalan ketimpangan pembangunan antar wilayah, layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan serta kondisi infrastruktur masyarakat.

“Semua pandangan dan masukan ini akan menjadi bahan penyempurnaan dalam dokumen final RPJMD yang akan dituangkan dalam peraturan daerah hasil pembahasan bersama,” tegasnya.

Syarwani menambahkan, tahapan pembahasan belum selesai. Sebelum sampai pada pengambilan keputusan, masih akan digelar pertemuan teknis antar Pemda Bulungan dan DPRD Bulungan guna menyelaraskan substansi dan prioritas pembangunan.

“Sebelum fraksi menyampaikan pendapat akhir, tentu akan dilaksanakan rapat bersama untuk membahas lebih dalam berbagai usulan yang telah disampaikan,” pungkasnya. (Adv/RadarTarakan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *