MUI Tarakan Sikapi Baliho Festival Persahabatan

Tarakan, KALPRESS.ID – Keberadaan baliho promosi “Festival Persahabatan Tarakan” yang menampilkan narasumber Peter Youngren dan menjanjikan pengobatan gratis melalui mukjizat Tuhan, telah menimbulkan keresahan di masyarakat Tarakan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan pun angkat bicara.

Ketua MUI Tarakan, K.H. Abdul Samad, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi internal pada Selasa malam (7/1/25) bersama beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam dan menyampaikan hasil diskusi tersebut kepada Penjabat (Pj.) Wali Kota Tarakan dan Gubernur Kalimantan Utara.

“Alhamdulillah, hasil diskusi kami sudah disampaikan kepada pemerintah,” ujar K.H. Abdul Samad, M.Pd., Lc (07/1/2025).

Rapat sejumlah Pengurus MUI Tarakan dan Tokoh Agama di Kota Tarakan. (Foto : Humas MUI Tarakan)

K.H. Samad menjelaskan bahwa diskusi liar yang berkembang di masyarakat terkait baliho tersebut berpotensi menimbulkan konflik dan mengganggu stabilitas kota. MUI, sebagai penjaga umat dan mitra pemerintah, berupaya menjaga kondusifitas Tarakan.

“Kita harus menjaga agar kondisi tetap aman. Diskusi liar ini kalau dibiarkan, dampaknya bisa negatif,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, MUI Tarakan telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di Tarakan untuk menyampaikan hasil audiensi dengan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, pemerintah merespons dengan baik. Hasil audiensi dengan Pj. Wali Kota dan Gubernur tadi juga sudah kami sampaikan. Harapan kami, semoga semuanya tetap rukun,” tambah K.H. Samad.

MUI Tarakan menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan stabilitas Kota Tarakan untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat. “Insyaallah, jika kita semua rukun, kota ini akan tetap aman,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *