Jelang Muktamar 34, GP Ansor Kaltara: Berikutnya Ada Wajah Baru Nahkodai PBNU

Tarakan, Kalpress – Gerakan Pemuda atau GP Ansor berharap ada regenerasi pada posisi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama pada tanggal 23-25 Desember 2021 tahun ini. Sehingga, dalam giat tersebut dapat melahirkan pemimpin baru.
“Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Kaltara berharap agar hasil Muktamar ke-34 dapat melahirkan pemimpin baru, tak hanya GP Ansor Pusat. Karena penyerahan tongkat estafet kepemimpinan secara berkelanjutan lebih terasah dan dinamika berorganisasi menjadi lebih berwarna,” jelas Wawan Eko, Ketua PW GP Ansor Kaltara, (13/10/2021).
Selain itu, diakuinya, NU telah berhasil membangun tradisi kepemimpinan yang sangat bagus. Maka, Muktamar ke-34 adalah peluang bagi kader-kader NU untuk tampil lebih baik guna menahkodai organisasi.
“Siapa pun yang menjadi pemimpin selanjutnya semoga bisa membawa gebrakan baru, sehingga dapat memajukan organisasi,” kata dia.
Lanjut Wawan, pasca membagun regenerasi secara berkemajuan dan berkelanjutan tidak ada larangan bagi kader-keder terbaik untuk menahkodai organisasi NU. Meskipun dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) NU tidak ada batasan masa jabatan.
“Seiring perkembagan zaman, organisasi harus terus berjalan, sehingga dibutuhkan kader-kader baru untuk kemajuan dan berkelanjutan organisasi. Hal ini, terus ditransformasikan ke level global,” ungkap Wawan. (*)
Editor: Kalpress.id











