Pengecer Nakal, Elpiji 3 Kilo Jangan Dijual Kembali Tanpa Izin! Pangkalan: Terkadang Kita Juga Tidak Cukup

Pembokaran gas elpiji di daerah Pamusian kota Tarakan. (Foto: ahmadnurmansyah/ Kalpress.id)

Pengecer Nakal, Elpiji 3 Kilo Jangan Dijual Kembali Tanpa Izin! Pangkalan: Terkadang Kita Juga Tidak Cukup

Pembokaran gas elpiji di daerah Pamusian kota Tarakan. (Foto: ahmadnurmansyah/ Kalpress.id)

Tarakan, Kalpress — Tabung gas elpiji ukuran 3 kg berwarna hijau merupakan barang bersubsidi yang pembiayaannya dibebankan kepada APBN Republik Indonesia, menjadi salah satu barang yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam hal ini, pemilik Kios Muslimin atau pengelola pangkalan gas yang berada di kelurahan Selumit Pantai, kota Tarakan. Sumiatun mengatakan, pihaknya sering kekurangan tabung gas elpiji tiga kilogram dari pemasok (agen). Terlebih lagi jumlah warga melebihi dari tabung gas yang ada, hal ini menjadi problem bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kita juga tidak tahu apa yang buat terkendala, tabungnya kan dari agennya sana, tabung yang datang juga tidak pasti banyaknya, kadang 60 sampai 70 aja yang datang, jadi kadang tidak cukup untuk masyarakat kelurahan Selumit Pantai ini,” jelasnya saat ditemui Kalpress.id (30/08/2021).

Sementara itu, ia menambahkan bahwa selain kurangnya tabung gas 3kg dari agen, kedatangan tabung dari pemasok yang harus ditunggu juga menjadi kendala.

“iya itu datangnya ga pasti, kadang satu minggu sekali, kadang sampai dua minggu sekali, jadi masyarakat juga menunggu lagi,” sambungnya.

Kendati demikian, untuk menghindari pengecer yang menjual diatas harga tertinggi (HET) atau masyarakat yang menjual kembali, pendistribusian tabung gas ini melalui RT (rukun tetangga) yang mendata warganya.

“Kita RT yang bagi, jadi disini pergi ambil perorang satu-satu, RT yang mendata warganya untuk beli elpiji disini (kelurahan selumit pantai), jadi untuk pengecer itu kita tidak tahu,”

“Dari agen het nya 16.700, kita jual kadang 18 sampai Rp 19 ribu,” pungkasnya (*)

Penulis : Ahmadnurmansyah
Editor : Redaksi Kalpress.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *