TANJUNG SELOR, Kalpress.ID – Lanskap politik di Kalimantan Utara (Kaltara) mulai memasuki babak baru yang sarat dengan teknologi. Di bawah nakhoda kepengurusan periode 2025-2030 yang dipimpin oleh Syarwani, DPD I Partai Golkar Kaltara langsung tancap gas melakukan transformasi besar-besaran di sektor komunikasi publik.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan dinamika demografi pemilih saat ini, ruang digital telah menjelma menjadi medan utama dalam penyampaian informasi dan penyerapan aspirasi masyarakat, khususnya bagi generasi milenial dan Gen Z.
Menjawab tantangan zaman tersebut, Bidang Informasi, Komunikasi, Media, dan Penggalangan Opini (MPO) DPD I Golkar Kaltara bergerak responsif.
“Kami di kepengurusan baru ini berkomitmen untuk membawa Golkar Kaltara lebih adaptif, modern, dan dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda yang mendominasi ruang digital saat ini,” ujar Dedy Rahman, Wakil Ketua Bidang MPO DPD I Golkar Kaltara.
4 Pilar Program Strategis MPO Golkar Kaltara
Guna memastikan penetrasi informasi berjalan optimal, Bidang MPO telah merumuskan empat langkah konkret yang akan segera dieksekusi dalam waktu dekat:
-
Aktivasi Media Sosial Multipatform: Mengoptimalkan kembali seluruh kanal resmi partai secara serentak, mulai dari Instagram, Facebook, TikTok, hingga X (Twitter).
-
Digitalisasi Konten Kreatif (Kabar Golkar Kaltara): Memproduksi konten desain grafis dan video pendek yang segar, informatif, dan edukatif untuk netizen.
-
Aktualisasi Program via Press Release: Mendistribusikan rilis pers secara berkala dan rutin kepada media massa (cetak, elektronik, dan online) demi menjaga transparansi kinerja.
-
Peluncuran Website Resmi: Meluncurkan situs web resmi sebagai pusat data, informasi utama, sekaligus wadah penyampaian aspirasi warga.
Menjembatani Komunikasi Dua Arah
Dedy Rahman menambahkan bahwa di era politik modern, pemanfaatan teknologi digital dan konten visual yang menarik sudah menjadi sebuah keharusan. Golkar Kaltara ingin meruntuhkan kesan kaku institusi politik dengan menghadirkan komunikasi yang interaktif.
Melalui infrastruktur digital yang tengah disiapkan ini, fungsi media komunikasi partai nantinya tidak lagi bersifat searah, melainkan menjadi wadah diskusi dua arah antara pengurus partai dan masyarakat.
“Melalui peluncuran website resmi dan penguatan media sosial nanti, masyarakat tidak hanya bisa melihat apa saja yang sudah dikerjakan Golkar untuk Kaltara, tetapi juga bisa memberikan masukan secara langsung,” lanjut Dedy.
Melalui keterbukaan informasi dan pendekatan yang lebih terukur ini, DPD Golkar Kaltara optimis mampu mempertahankan basis konstituen lama sekaligus memperluas jangkauan komunikasi hingga ke pelosok wilayah Kalimantan Utara.









