Ciptakan Rasa Aman di Sekolah, Vaksinasi Remaja Terus Digenjot Dukung PTM Terbatas

Pelaksanaan Vaksinasi di SMPN 7 Tarakan.

Ciptakan Rasa Aman di Sekolah, Vaksinasi Remaja Terus Digenjot Dukung PTM Terbatas

Pelaksanaan Vaksinasi di SMPN 7 Tarakan.

Tarakan, Kalpress — Pemerintah masih terus berupaya mempercepat vaksinasi COVID-19 untuk usia pelajar di atas 12 tahun untuk mendukung dan mendorong satuan pendidikan di tengah pandemi yang cenderung melandai dan tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Vaksinasi remaja atau kelompok usia 12-17 tahun harus terus dilakukan karena sangat penting untuk memberikan perlindungan dan rasa aman dalam pelaksanaan PTM terbatas.

“Meskipun SKB 4 menteri tidak menyebutkan kewajiban vaksinasi bagi pelajar usia 12-17 tahun, vaksinasi dapat memberikan daya tahan tubuh yang lebih terhadap anak,” ungkap Ja’far Effendi Kepala Sekolah SMPN 7 Tarakan, Selasa (16/11/2021).

Lanjutnya,”Daya tahan siswa yang telah mendapatkan suntikan vaksin lebih tahan dibanding siswa yang tidak divaksin, oleh karena itu saya nilai vaksinasi itu penting ditengah PTM,” tambah dia.

Kendati begitu, percepatan vaksinasi remaja perlu dukungan besar dari para orang tua. Orang tua diharapkan segera mengantar dan membantu anak-anak mereka mendatangi sentra vaksinasi atau fasilitas layanan kesehatan untuk mendapatkan vaksin.

Dijelaskan Jaf’ar, dengan banyaknya siswa di SMPN 7 Tarakan tak semua siswa mengikuti vaksinasi, hal itu dikarenakan terdapat siswa yang memiliki komorbid.

“Disekolah sini (SMPN 7) tak semua siswa mengikuti vaksinasi, dengan alasan ada komorbid, karena hal itu pula siswa yang memiliki komorbid tidak bisa diberikan vaksin,” tutunya

Dalam kegiatan yang sama, Mewakili Kabinda Kaltara, Bagas Ok menerangkan bahwa vaksinasi kali ini merupakan dosis kedua penyuntikan pelajar setelah pelaksanaan vaksinasi pelajar dosis satu yang dilakukan sat kunjungan presiden.

“Kami siapkan 1.000 dosis jenis sinovac dan pfizer kepada pelajar di lokasi SMPN 7 dan SMPN 2,” tandasnya. (*)

Editor: Redaksi Kapress.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *