Pasca Lebaran Volume Sampah Meningkat, Kondisi TPA Semakin Kritis

Pasca Lebaran Volume Sampah Meningkat, Kondisi TPA Semakin Kritis

Tarakan, Kalpress — Volume sampah yang meningkat hingga 196 ton, dari biasanya hanya diangka 150 hingga 170 ton perharinya, mendorong kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Hake Babu yang berada di jalan Aki Balak, Tarakan, perlu diperluas.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPAS) Abdul Muin, S.T menuturkan, sampah buang mengalami kenaikan setelah pasca lebaran.

“Sampah dihari H lebaran nya itu 50 ton, dihari kedua itu normal sama seperti kaya hari biasanya 121 ton, dan yang dihari ketiga mengalami kenaikan 196 ton hampir dua ratus persen” jelasnya saat dikunjungi kalpress.id (17/05/2021).

“Untuk jenis sampah setiap tahunnya sama saja seperti sebelumnya, mungkin tradisi kita tiap tahunnya seperti daun itu banyak, sampah bekas kelapa, kaleng” tambahnya.

Ia juga berharap dengan melonjaknya volume sampah, pemerintah dan masyarakat bisa berkerja sama dengan adanya kenaikan volume sampah setiap tahunnya.

“Untuk pengambilan sampah itu beda-beda, tergantung kesepakatan aja, biasa ada yang buang malam, subuh ada, kami prinsipnya pengangkutannya itu ngikut aja dari kelurahan-kelurahan” imbuhnya.

“Sebisa mungkin lebih disiplin lagi lah, tidak ber hambur, tepat waktu, sebisa mungkin ada pemilahan sumber, jadi bisa memperpanjang umur TPA kita, karena lahan segini-gini aja, lama-lama habis juga ya, kalau tidak perluasan kita gatau ya, takut longsor, kritis lah tempat kita ini” Pungkasnya.

 

 

Penulis : Ahmad Nur

Editor : Redaksi Kalpress.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *