SUNGAI PANCANG, Kalpress.ID – Roda pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) Kelompok 92 resmi berputar di Desa Sungai Pancang. Langkah awal ini ditandai dengan digelarnya forum pemaparan program kerja (proker) yang berlangsung hangat di Kantor Desa Sungai Pancang pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sungai Pancang, Kaharuddin, S.IP, beserta jajaran perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan.
Melalui forum strategis ini, mahasiswa memaparkan empat pilar program kerja utama yang dirancang berdasarkan hasil observasi mendalam dan kebutuhan riil masyarakat setempat, yaitu bidang lingkungan/ketahanan desa, kesehatan/sosial, ekonomi/UMKM, serta pendidikan/literasi.
Sentuh Sektor Ekonomi hingga Nyalakan “LENTERA PANCANG”
Ketua Kelompok 92 KKN UBT, Aryansyah Sunadi Pada, memaparkan secara rinci taktik pelaksanaan program di lapangan. Di sektor ketahanan desa, mereka berfokus pada penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) memanfaatkan lahan pekarangan. Sementara di sektor kesehatan, mahasiswa menggandeng Puskesmas dan Majelis Taklim untuk menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dipadukan dengan senam bugar bersama masyarakat.
Sektor ekonomi kreatif juga tak luput dari perhatian. Mahasiswa bakal merangkul ibu-ibu PKK untuk mengadakan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan basreng (bakso goreng) sebagai produk olahan potensial bernilai jual.
Namun, salah satu yang paling mencuri perhatian adalah gebrakan di bidang pendidikan lewat program inovatif bertajuk LENTERA PANCANG (Literasi dan Edukasi untuk meNumbuhkan Talenta cERdas dan berdayA).
“Melalui LENTERA PANCANG, fokus kami adalah menyalakan kembali semangat belajar dan meningkatkan literasi baca-tulis serta matematika pada anak-anak lewat metode edukasi yang menyenangkan. Kami juga akan menata dan menghias ruang belajar serta rak buku agar suasananya jauh lebih nyaman dan memantik minat baca anak-anak di desa ini,” ujar Aryansyah Sunadi Pada saat memaparkan program kerjanya.
Apresiasi dan Catatan Keberlanjutan dari Pemerintah Desa
Paparan proker ini disambut positif oleh jajaran pemerintah desa. Diskusi interaktif pun terbangun saat perangkat desa memberikan masukan taktis terkait penyesuaian jadwal agar tidak berbenturan dengan pelayanan desa, hingga pentingnya koordinasi dengan instansi lokal.
Kepala Desa Sungai Pancang, Kaharuddin, S.IP, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif segar yang dibawa oleh para intelektual muda UBT ini. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada sinergi dan dampak jangka panjangnya.
“Kami sangat mengapresiasi program-program yang telah disusun oleh adik-adik mahasiswa KKN Kelompok 92. Program ini sangat menyentuh kebutuhan dasar warga, mulai dari kesehatan hingga ekonomi kreatif lewat PKK. Pesan saya, jaga koordinasi dengan instansi terkait dan kelompok masyarakat di setiap kegiatan. Kami berharap kolaborasi solid ini melahirkan dampak yang berkelanjutan, bukan sekadar program musiman,” tegas Kaharuddin.
Dengan suksesnya pemaparan program kerja ini, KKN Kelompok 92 UBT secara resmi memulai babak pengabdiannya di Desa Sungai Pancang, membawa misi kolaborasi, pemberdayaan, dan kemaslahatan nyata bagi warga tapal batas.









