Adi Nata Kusuma Dorong Pengembangan Seni Budaya, Janji Perjuangkan Anggaran untuk Sanggar Budaya

TARAKAN, Kalpress.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Adi Nata Kusuma menggelar Reses masa sidang 1 tahun anggaran 2024 di Mabes Margo Mulyo dan Margo Budoyo, Rabu 24 September 2025.

Adi Nata Kusuma (ANK) menegaskan dukungannya terhadap pengembangan seni dan budaya di Kota Tarakan. Hal ini disampaikan Adi Nata saat berdialog dengan warga, khususnya komunitas seni, yang ia anggap penting untuk didengarkan aspirasinya.

“Saya adalah pencinta seni budaya. Saya punya gendang di rumah dan bahkan sempat belajar karawitan di ISI,” ungkap Adi Nata Kusuma, yang merupakan perwakilan dari daerah pemilihan Tarakan.

Meskipun impiannya untuk menjadi seniman tidak mendapat restu orang tua, ia meyakini bahwa takdir membawanya menjadi anggota DPRD untuk mengabdi kepada masyarakat, termasuk dalam bidang seni.

Mewakili aspirasi warga Jawa, terutama sanggar seni Reog Margo Mulyo, Adi menyatakan akan memperjuangkan alokasi anggaran yang lebih layak. “Saya merasa perlu mendengar keluh kesah warga Jawa. Saya berharap Bapak dan Ibu menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah di bidang kesenian dan bidang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya DPRD Kaltara juga telah membantu sanggar budaya seperti Paguntaka dan Karya Bakti. “Tahun depan kita coba anggarkan untuk Margo Mulyo di APBD Perubahan. Kita sama-sama berdoa, Insya Allah saya akan coba bantu,” janji politikus dari Partai Golkar tersebut. Ia menekankan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dana, tetapi juga dukungan moral.

Ketua Sanggar Reog Margo Mulyo, Suprayitno, menyambut baik komitmen ini. Ia berharap dengan dukungan tersebut, seni Reog dapat lebih maju dan mendapat perhatian yang layak.

“Supaya kesenian ini bisa berjalan dengan baik, serasi dengan kesenian lain, dan bisa maju mendapat anggaran yang layak. Selama ini Reog kurang mendapat perhatian, padahal undangan tampil banyak,” keluhnya.

Senada dengan Suprayitno, Sekretaris Margo Mulyo, Harjo, menjelaskan bahwa sanggar mereka adalah kelompok independen yang aktif dalam seni Reog Ponorogo dan Jaranan. “Banyak yang bertanya ke mana arah Margo Mulyo, saya bilang bahwa siapa yang paling dekat, itu yang kami dukung,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *