Tanjung Selor, Kalpress.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah Pondok Pesantren Alkhairaat di Jalan Jelarai Raya, Tanjung Selor, belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah dan kontribusi Ponpes Alkhairaat yang telah menjadi wadah pembinaan generasi muda, baik dalam aspek pengetahuan umum maupun penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Alkhairaat tidak hanya mencetak santri dengan bekal ilmu agama, tetapi juga menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan. Kami di pemerintah daerah sangat mendukung keberadaan dan peran strategis pesantren ini,” ujar Syarwani.
Bupati menekankan, pembangunan Kabupaten Bulungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
Dengan luas wilayah mencapai lebih dari 13 ribu kilometer persegi, 10 kecamatan, 74 desa, serta jumlah penduduk sekitar 170 ribu jiwa, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Lebih jauh, Syarwani mengaitkan peran pesantren dengan hadirnya Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning–Mangkupadi yang ditargetkan berproduksi pada 2026.
Menurutnya, proyek berskala internasional tersebut akan menyerap banyak tenaga kerja sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
“Ponpes Alkhairaat kami harapkan bisa ikut menyiapkan SDM generasi muda Bulungan agar mampu mengisi peluang kerja di Kawasan Industri Hijau, dengan bekal keterampilan, wawasan luas, serta akhlak yang kuat,” tambahnya.
Sebagai wujud nyata komitmen, Pemkab Bulungan akan terus membuka ruang kemitraan dengan pondok pesantren, organisasi masyarakat, maupun komunitas pendidikan lain.
“Langkah ini kita harapkan mampu melahirkan generasi Bulungan yang unggul, berdaya saing tinggi, sekaligus berkarakter religius yang menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya. (Ramlan)










