Festival Iraw Tengkayu Dihelat Dua Tahun Sekali, 2021 Ini Diwacanakan Akan di Gelar

Agustina

Festival Iraw Tengkayu Dihelat Dua Tahun Sekali, 2021 Ini Diwacanakan Akan di Gelar

Agustina, Kepala Dinas Pariwisata Tarakan (Foto: Kalpress.id)

Tarakan, Kalpress.id — Setiap daerah di Nusantara tentu memiliki festival khasnya sendiri, tak terkecuali dengan Kota Tarakan. Sebuah kota yang terletak di Provinsi Kalimantan Utara yang menyandang sebagai kota terkaya ke-17 di Indonesia ini mempunyai sebuah festival, yaitu Festival Iraw Tengkayu.

Bacaan Lainnya

Festival Iraw Tengkayu merupakan sebuah upacara tradisional dan perlombaan yang diadakan oleh masyarakat Suku Tidung secara turun temurun.

(Foto: Istimewah)

Rangkaian festival tersebut berupa upacara ritual dengan menghanyutkan berbagai sesajen ke laut, serta berbagai perlombaan yang bisa diikuti oleh para warga. Festival ini biasanya dilaksanakan setiap dua tahun sekali dan bertepatan dengan hari jadi Kota Tarakan.

Mengenai hal tersebut, melalui Kepala Dinas Pariwisata Tarakan, Agustina menyebutkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berencana menggelar Iraw Tengkayu dengan anggaran murni yang sudah disediakan.

“Anggaran nya sudah ada sebanyak Rp 1 miliyar rupiah. Berdasarkan intruksi walikota akan dilaksanakan, namun kita masih dalam proses koordinasi dengan tim pelaksana dan Satgas Covid dan segera dikoordinasikan kembali,” ungkap Agustina. Rabu (10/11/2021)

Selain itu, dijelaskan Agustina, adapun persiapan lain seperti koordinasi dengan pemangku adat (Suku Tidung) serta persiapan – persiapan yang melibatkan banyak penari dalam festival tersebut.

“Dalam pelaksanaan festival Iraw ini, bagi penari itu sudah melaksanakan latihan tiga bulan sebelum pelaksanaan festival. Karena dalam tarian ini merupakan tarian massal yang melibatkan 200 penari,” tuturnya

Lanjutnya”Selain penari, penetapan tanggal dan teknis acara perlu diperhatikan. Kita menunggu arahan pak wali, dan biasanya pak wali juga yang koordinasi dengan pemangku adat, untuk mekanismenya kita akan sesuaikan,” tambah dia

(Foto: Istimewah)

Terpisah, dr. Khairul, M. Kes, Walikota Tarakan, mengatakan Iraw Tengkayu dapat pihaknya gelar pada akhir tahun ini sebagai pemeriahan peresmian wisata Pantai Amal yang baru. Namun, sementara ini pihaknya masih menunggu aturan serta keputusan dari pusat mengenai pengumpulan massa.

“Untuk menggelar festival mungkin kalau saya bisa aja, tetapi tidak ada aturan lagi dari pusat terkait pengumpulan massa, dan semoga tidak ada lagi cluster,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Redaksi Kalpress.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *