Gugus Tugas : Vaksinasi Selama Bulan Ramdhan Sulit Dilakukan

Kalpress.id
Kalpress.id

Tarakan, Kalpress – Banyaknya kelompok rentan yang menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua, yang diagendakan berlangsung sejak bulan Februari dan diharapkan dapat selesai pada Mei 2021 mendatang. Hal ini, tentu menjadi tantangan bagi Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penangganan COVID-19. Sebab, akan melewati bulan puasa atau bulan suci Ramadhan.

“Target kita masih banyak kan, vaksinasi tahap kedua ini diberikan bagi pekerja publik, lansia di atas usia 60 tahun, atlit yang akan menghadapi PON XX Papua, serta guru-guru atau tenaga pendidikan yang sebentar lagi akan membuka pendaftaran peserta didik baru dan memasuki tahun ajaran baru”, jelas Juru bicara Satgas COVID-19 Kota Tarakan dr. Devi Ika Indriarti, (25/03/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, dr. Devi menyebutkan, dalam mengejar selesainya vaksin tahap kedua, vaksinasi di bulan Ramdhan masih akan dirapatkan lebih lanjut dikarenakan ada beberapa kendala yang akan dihadapi diantaranya, menunggu jumlah dosis vaksin dari pusat, persiapan calon penerimanya, serta kesiapan panitia vaksinasi itu sendiri.

“Pasti agak sulit, kan panitia vaksinasi kita banyak yang puasa juga. Belum lagi menyediakan ini itunya yang jelas akan kami rapatkan lagi, apakah tetap berlanjut mungkin lebih melibatkan non muslim yang tidak berpuasa atau seperti apa,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kaltara KH. Zainuddin Dalilah menerangkan, jika vaksinasi bukanlah penghalang saat berpuasa. Dijelaskannya, jika kondisi seseorang memungkinkan maka vaksin dapat dilakukan. Ia menambahkan, vaksinasi juga dapat dilakukan setelah berbuka jika sebagian besar orang yang berpuasa khawatir dilakukan dalam kondisi puasa.

“Masyarakat khususnya umat muslim, tidak perlu takut untuk disuntik saat berpuasa, ini sudah sesuai keputusan para ulama, maka vaksinasi dinyatakan tidak membatalkan puasa” tegasnya.

“Kalau menunggu lagi setelah bulan Ramadhan tentu lama, jika ada kesempatan sebaiknya daftarkan dirilah untuk vaksin, ini demi pemulihan Nasional” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *