Tarakan, Kalpress.ID – Di saat anak-anak seusianya sibuk memikirkan mainan baru atau jajanan viral, Fadil Septian Harmoko, siswa kelas 1.A SDN 002 Tarakan, justru memiliki kesibukan yang jauh melampaui usianya.
Selama lebih dari satu tahun—sejak masih duduk di bangku TK—Fadil konsisten “memberi makan” sebuah celengan unik berbentuk Tabung Gas 3kg.
Bukan dari sisa uang yang banyak, melainkan dari recehan sisa kembalian jajan dan pemberian orang tua serta keluarga yang ia kumpulkan dengan sabar.
Fadil memilih untuk tidak membelanjakannya. Ia punya misi yang lebih besar, bahwa setiap hasil uang yang kita miliki mengandung hak orang lain yang membutuhkan.
Awalnya sederhana, Fadil melihat sebuah tayangan di YouTube tentang donasi untuk korban bencana di Aceh, Sumatera, yang disalurkan melalui BAZNAS.
Rasa empati yang muncul dari hati mungilnya memicu sebuah pertanyaan penting kepada orang tuanya.
“Apakah Baznas ada di Tarakan?”

Orang tuanya menjawab, bahwa ada BAZNAS hadir di kotanya, tekad Fadil pun semakin bulat. Ia ingin menyedekahkan seluruh isi tabungannya untuk membantu sesama melalui lembaga tersebut.
Kado Terindah di Malam 17 Ramadan
Tepat pada momentum mulia, yakni hari ke-17 Ramadhan, Fadil melangkah mantap menuju kantor BAZNAS Tarakan. Sambil memeluk erat celengan tabung gasnya, ia menyerahkan segalanya semata-mata karena Allah SWT.
Saat celengan itu dibuka, butiran koin dan lembaran uang kecil yang dikumpulkan setahun lebih itu mengejutkan semua orang. Totalnya mencapai Rp1.352.100 (Satu Juta Tiga Ratus Lima Puluh Dua Ribu Seratus Rupiah).
Mengapa Kisah Fadil Menginspirasi Kita?
1. Konsistensi sejak Dini: Belajar menabung selama setahun lebih butuh kedisiplinan tinggi, apalagi bagi anak sekecil Fadil.
2. Ketulusan Tanpa Batas: Ia tidak menyisakan sebagian untuk mainan, tapi memberikan seluruhnya.
3. Filantropi Cilik: Fadil mengajarkan kita bahwa untuk menjadi pahlawan bagi orang lain, kita tidak perlu menunggu dewasa atau menjadi kaya raya terlebih dahulu.
“Gas 3kg” milik Fadil mungkin terlihat kecil, tapi energi kebaikan yang terpancar darinya sanggup menghangatkan hati siapa saja yang mendengarnya. Aksi dan niat baik Fadil semoga bisa menginspirasi siapapun di luar sana untuk selalu peduli dengan mereka yang membutuhkan.










