TARAKAN, Kalpress.ID – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Akselerasi Kinerja dan Inovasi Pejabat Kecamatan pada Rabu (25/2/2026). Mengusung tema “Transformasi Kinerja: Kepemimpinan, Kreativitas dan Inovasi Pelayanan Publik”, agenda ini diikuti oleh seluruh camat dan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa di tengah dinamika global dan perubahan regulasi yang cepat, inovasi tidak lagi menjadi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan mendesak bagi setiap aparatur sipil negara.
dr. Khairul mengingatkan kembali memori kolektif saat pandemi COVID-19 melanda pada 2020 lalu. Menurutnya, momen tersebut adalah bukti nyata bahwa pemerintah harus mampu beradaptasi dalam kondisi sesulit apa pun tanpa menghentikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan alergi terhadap perubahan. Justru kita harus siap dan menjadikan perubahan sebagai energi untuk memperbaiki sistem pelayanan,” tegas dr. Khairul di hadapan para pejabat kecamatan.
Selain masalah inovasi, Wali Kota menyoroti tiga poin krusial yang harus menjadi prioritas para pejabat kecamatan:
-
Pelayanan Responsif: Masyarakat membutuhkan jawaban dan tindakan cepat dari pemerintah setempat.
-
Sinergi Wilayah: Penguatan koordinasi dengan Forkopimcam, tokoh agama, serta tokoh masyarakat adalah kunci stabilitas daerah.
-
Deteksi Dini Masalah: Pejabat diminta lebih peka terhadap dinamika di lapangan. Salah satu yang menjadi sorotan khusus adalah pengawasan terhadap potensi pembangunan ilegal, terutama di wilayah Kecamatan Tarakan Timur.
Di akhir arahannya, Wali Kota berharap para pejabat kecamatan mampu tampil sebagai role model yang menghadirkan pelayanan publik yang humanis namun tetap memegang teguh ketegasan dan nilai solutif. Hal ini dinilai penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui pembinaan ini, diharapkan kecamatan-kecamatan di Tarakan tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menciptakan solusi kreatif atas berbagai tantangan di tengah masyarakat. (*)











